WARTABANJAR.COM - Pedro Acosta akhirnya mengakhiri penantian panjangnya di kelas premier, dengan memenangkan GP Austria 2026. Setelah 56 balapan MotoGP, pembalap KTM tersebut berhasil meraih kemenangan perdana dalam penampilan terakhirnya di Red Bull Ring, bersama pabrikan asal Austria itu sebelum pindah ke Ducati musim depan.

Hasil tersebut menjadi penutup yang manis bagi perjalanan Acosta bersama KTM. Ia sudah memperkuat pabrikan tersebut sejak memasuki paddock Grand Prix pada 2021 dan menjadi salah satu produk terbaik dari program pembinaan mereka. 

Namun, keputusan untuk pindah ke Ducati diambil, karena Acosta ingin mendapatkan kesempatan bersaing dengan Marc Marquez menggunakan motor yang sama.

Kemenangan di Austria juga tidak diraih dengan mudah. Acosta sempat gagal finis dalam sprint setelah terjatuh di Tikungan 2 ketika balapan menyisakan tiga lap. 

Ia kemudian kembali mengalami kecelakaan pada akhir sesi pemanasan, sehingga KTM harus membangun ulang motornya hanya beberapa jam sebelum balapan utama.

Situasi tersebut tidak mengganggu fokus Acosta. Ia mengambil alih posisi pertama pada lap kesembilan setelah melewati Jorge Martin di Tikungan 1, dan mampu mempertahankan keunggulan hingga garis finis.

Baca Juga: Usai MotoGP Austria 2026, Jorge Martin Pilih Tak Naik Meja Operasi

Baca Juga: Acosta Penuhi Ambisi di MotoGP Austria 2026

Usai balapan, Martin memberikan komentarnya mengenai penampilan Acosta.

"Saya pikir hari ini Pedro bertarung untuk sesuatu yang lebih dari sekadar kemenangan," ujar Martin.

Kemenangan di Austria membuat Acosta tetap berada dalam perhitungan perebutan gelar. Ia kini berjarak 72 poin dari Martin, sementara masih tersedia 259 poin dari tujuh seri yang tersisa.

Marquez sebelumnya juga pernah berada dalam situasi serupa. Pembalap Ducati tersebut mengingat pengalamannya saat tertinggal 102 poin dengan tujuh balapan tersisa, sehingga ia melihat selisih yang dimiliki Acosta, saat ini masih memungkinkan untuk dikejar.

"Dia masih dalam perebutan gelar. Saya pernah tertinggal 102 poin tujuh balapan lalu. Jadi, dia masih dalam perebutan gelar," kata Marquez.