Propam Polda Kalsel Periksa Perwira Polresta Banjarmasin, Dilaporkan Peluk Siswi Magang
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Polresta Banjarmasin tengah menjadi perbincangan masyarakat karena seorang perwiranya diduga melakukan pecelehan terhadap siswi magang.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin pun membenarkan adanya kasus tersebut.
Kini dugaan pelecehan tersebut ditangani Propam Polda Kalimantan Selatan.
Ini setelah orangtua korban melaporkan terduga pelaku berpangkat ajun komisari polisi (AKP) ke Propam Polda Kalsel.
Terduga, menurut Riza, akan diproses secara pidana dan kode etik.
Baca juga: Selebgram Kalteng Hilang Sejak Februari 2024, Ternyata Dibunuh Suami karena Pinjol
Baca juga: Izin Konsesi PT Prima Multi Buana di Banjar Dicabut, 18,2 Hektare Area Mereka Terbakar
Berdasarkan laporan, peristiwa itu terjadi di sebuah ruangan mapolres, saat siswi SMA itu membuat minuman teh.
Terduga pelaku yang datang ke ruangan tiba-tiba memeluknya dari belakang.
Tak hanya itu, perwira itu diduga menggesekkan bagian tubuhnya ke tubuh korban.
Terkejut mendapat perlakuan tersebut, siswi itu berusaha melepaskan diri dan setelah berhasil kemudian meninggalkan ruangan.
“Kasusnya dilimpahkan ke Kriminal Umum (krimum) untuk pidananya dan Propam Polda untuk pelanggaran etikanya,” ujar Riza dalam sebuah wawancara.
Sementara itu, Kabid Propam Polda Kalsel, Kombes Pol Eko Tjahyo Untoro mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.
“Masih dilakukan pendalaman di Propam,” jawabnya, Rabu (23/9/26).
Agustus 2026, Polresta Banjarmasin memproses kasus dugaan pelecehan terhadap seorang siswi kelas VI SD yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim.
Kini Polresta Banjarmasin harus menghadapi kasus serupa yang diduga dilakukan anggotanya.
Untuk kasus murid SD, pihak sekolah sempat menyebutnya sebagai kesalahpahaman.
Namun, orangtua korban akhirnya membuat laporan resmi ke Polresta.
"Untuk laporan terkait dugaan adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu oknum guru, jajaran Reskrim masih melakukan penyelidikan untuk memastikan peristiwa pidana itu terjadi atau tidak. Kami sudah menerima laporan Polisi dari pihak orangtua korban," ujar Riza pertengahan Agustus lalu.
Sebagai langkah awal, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk orangtua korban.