Pancaroba Picu Suhu Panas Ekstrem, Polres Tabalong Ingatkan Ancaman Karhutla

Akibatnya, sinar matahari jatuh hampir tegak lurus ke permukaan bumi sehingga intensitas panas terasa lebih menyengat.

Selain itu, minimnya tutupan awan membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa hambatan. Kondisi ini menyebabkan suhu udara pada siang hari di beberapa wilayah dapat mencapai 35 hingga 37 derajat celsius.

Seiring dengan meningkatnya suhu dan kondisi cuaca yang cenderung kering, BMKG juga mengingatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin tinggi. Lahan gambut maupun kawasan hutan menjadi sangat rentan terbakar, bahkan hanya dengan percikan api kecil.

Dari kacamata hukum, Polres Tabalong menegaskan, pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Karena itu, peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan terbebas dari kebakaran.

“Mari bersama kita jaga hutan dan lahan demi masa depan yang lebih baik, serta menciptakan lingkungan yang sehat tanpa kabut asap,” pungkasnya.(wartabanjar.com/Suhardi/*).

Editor Restu