Pancaroba Picu Suhu Panas Ekstrem, Polres Tabalong Ingatkan Ancaman Karhutla

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat Indonesia saat ini mulai memasuki masa peralihan musim (pancaroba) menuju kemarau.

Kondisi ini ditandai dengan suhu siang hari yang terasa sangat panas, sore hingga malam hari masih berpotensi terjadi hujan lokal. Hal ini sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J. melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Baca Juga Bayi 7 Hari Tewas Dibanting di HST, Bubut Divonis 14 Tahun Penjara

“Selain membahayakan lingkungan, tindakan tersebut juga dapat menimbulkan dampak serius seperti kabut asap, gangguan kesehatan, hingga kerugian ekonomi,” ujar IPTU Heri, Kamis (2/4/2026).

Ia juga meminta masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran liar di wilayahnya.

Menurutnya, upaya pencegahan menjadi kunci utama dalam meminimalisir terjadinya bencana karhutla.

Sementara itu BMKG menjelaskan, fenomena suhu suhu di Bumi dipengaruhi oleh gerak semu tahunan matahari, di mana posisi matahari berada di sekitar garis khatulistiwa atau ekuator.