“PPPK paruh waktu tidak masuk belanja pegawai, tetapi ke belanja barang dan jasa. Jadi tidak berpengaruh terhadap rasio tersebut,” jelasnya.
Ke depan, Pemkab Tanah Laut akan terus mencari formula terbaik agar tetap mematuhi aturan tanpa harus mengorbankan tenaga kerja.
Ia juga menegaskan arahan Bupati Tanah Laut untuk menghindari kebijakan pemberhentian atau pengurangan pegawai, meskipun nantinya komposisi anggaran mendekati atau melampaui batas.
“Kita akan cari komposisi yang pas sehingga semua bisa terakomodasi tanpa ada pengurangan,” tegas Fahmi.
Selain fokus pada pengelolaan anggaran, pada hari pertama kerja pascalibur Lebaran, Bupati Tanah Laut juga melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan kehadiran ASN dan percepatan pelayanan publik.
Pemerintah daerah berharap seluruh pekerjaan yang sempat tertunda selama cuti bersama dapat segera diselesaikan secara optimal.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur_muhammad







