“Saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, teman, dan kolega penjaga perdamaian yang meninggal, serta kepada Indonesia. Saya berharap agar penjaga perdamaian yang terluka segera pulih sepenuhnya. Ini hanyalah salah satu dari sejumlah insiden baru-baru ini yang telah membahayakan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian,” ia melanjutkan pernyataannya.
Kota Adchit al Qusayr terletak di dekat perbatasan selatan Lebanon dengan Israel.
Di wilayah itu, pasukan Israel ditempatkan untuk memerangi milisi Hizbullah selama sebulan terakhir.
Ledakan proyektil yang menewaskan TNI di UNIFIL juga terjadi saat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk memperluas invasi daratnya di Lebanon pekan ini.
Perintah Netanyahu datang saat pasukan Israel telah menyerbu masuk di beberapa wilayah Lebanon selatan menuju Sungai Litani, untuk mengusir milisi Hizbullah.
“Saya baru saja menginstruksikan untuk memperluas zona penyangga keamanan yang ada. Kami bertekad untuk secara fundamental mengubah situasi di utara Israel,” kata Netanyahu dalam pernyataan video, seperti dikutip Al Jazeera. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu







