WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat.
Seluruh lubang jalan yang menjadi kewenangan provinsi diminta segera ditutup guna meminimalisasi risiko kecelakaan saat puncak arus mudik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, H. Yasin Toyib, menegaskan pihaknya telah menginstruksikan seluruh kontraktor di tiap ruas jalan untuk segera melakukan perbaikan.
“Untuk mudik, jalan-jalan yang menjadi kewenangan provinsi sudah kami minta kepada kontraktor di setiap ruas. Jika ada lubang, segera ditutup,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, target perbaikan jalan ditetapkan rampung paling lambat H-3 sebelum Lebaran. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas menjelang hari raya.
“Per 17 Maret ini sudah kami minta. Karena pada 18 atau 19 Maret, aktivitas perbaikan jalan akan sulit dilakukan,” jelasnya.
Menurut Yasin, menjelang Lebaran biasanya ketersediaan material perbaikan mulai terbatas. Selain itu, sebagian pekerja juga mulai memasuki masa libur, sehingga pengerjaan harus dipercepat.
“Karena itu kami meminta seluruh pekerjaan penutupan lubang di ruas jalan kewenangan provinsi dapat diselesaikan tepat waktu,” pungkasnya.
Langkah percepatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik di wilayah Kalimantan Selatan.(wartabanjar.com/IKhsan)







