BMKG Peringatkan 6 Provinsi Berpotensi Karhutla, Termasuk Kalsel

WARTABANJAR.COM – Provinsi Kalimantan Selatan termasuk dalam enam provinsi berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang musim kemarau 2026, Jumat (12/6/2026).

Keenam provinsi tersebut merupakan wilayah yang memiliki lahan gambut luas.

Hal ini diungkap dalam Konferensi pers Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Kabupaten-provinsi yang diwaspadai akan terjadi karhutla atau berpotensi, yaitu ada enam provinsi. Yang pertama adalah Riau, lalu Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan,” ujar Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani.

Faisal menjelaskan, sejak Januari hingga 8 Juni 2026, jumlah titik api yang terdeteksi di Indonesia mencapai 1.700.

Baca Juga Kebakaran di Gang Family Banjarmasin, Warga Panik

Baca Juga Tunjangan Guru Non-ASN Naik Rp500 Ribu, Guru ASN Setara Gaji Pokok, Ditransfer ke Rekening Pribadi

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan jumlah titik api pada periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, jumlah titik panas tercatat mencapai 2.312 titik, dengan 607 titik berada di Provinsi Riau.

Sementara itu, Direktur Perubahan Iklim BMKG Fachri Radjab mengatakan bahwa upaya pengendalian karhutla perlu mengedepankan aspek pencegahan, salah satunya dengan menjenuhkan atau membasahi kembali lahan gambut yang mudah terbakar.

“Jadi sebelum kebakaran itu terjadi, kita coba menjenuhkan tanah-tanah gambut yang mudah terbakar dengan memantau fluktuasi air tanah di daerah gambut,” katanya.