WARTABANJAR.COM, MATARAMAN - Keluarga Zulfahmi, Fauzi Rahman, Marsitah dan Martiah tidak bisa tidur di rumah mereka pada Rabu (19/8/2026) malam.

Warga Desa Baru, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) itu harus mengungsi karena tempat tinggal mereka luluh lantak dilumat si jago merah pada Rabu sekitar pukul 15.20 Wita.

Kebakaran juga merusak kediaman keluarga Khairil Anwar.

Baca juga: Kabut Asap di Gambut Kabupaten Banjar, Truk Pembawa Sepeda Motor Terbalik

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Muhammad Kasyaf mengatakan, petugas dan relawan menghadapi kendala saat berupaya menjinakkan api.

“Akses menuju lokasi kebakaran cukup sulit, sehingga para relawan harus ekstra hati-hati saat membawa armada pemadam kebakaran,” ujarnya saat dikonfirmasi. 

Baca juga: Warga Desa Pesayangan Martapura Panik, Karhutla Kepung Permukiman

Selain akses, lanjutnya, keterbatasan sumber air menjadi kendala yang membuat penanganan harus dilakukan dengan cepat oleh petugas dan relawan. 

“Kobaran api semakin cepat membesar karena sebagian bangunan yang terbakar berbahan kayu,” ungkapnya.

Setelah beberapa jam penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 18.10 Wita.

“Berkat kerja cepat petugas, relawan, dan warga, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan,” ucap Kasyaf.

Setelah kondisi dinyatakan aman, ia mengungkapkan petugas melakukan pendataan sebelum kembali ke markas.

Dari pendataan, empat rumah rusak berat masing-masing milik Zulfahmi, Fauzi Rahman, Marsitah dan Martiah. 

Sementara rumah yang mengalami kerusakan sedang milik Khairil Anwar.

”Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” pungkasnya. (wartabanjar.com)