WARTABANJAR.COM, BANJAR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Pesayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (17/8/2026) siang.

Api membakar lahan yang ditumbuhi rumput dan semak kering. 

Lokasi kebakaran yang tak jauh dari permukiman membuat proses penanganan menjadi perhatian petugas dan relawan.

Kepulan asap terlihat membubung dari sejumlah bagian lahan yang terbakar. 

Tiupan angin yang cukup kencang juga membuat api bergerak di antara lahan yang kering.

Baca juga: Puluhan Tahun Tak Dihuni, Rumah Dua Lantai di Gambut Ambruk dan Rusak Bangunan Tetangga

Warga yang tinggal di sekitar lokasi ikut bersiaga ketika kobaran semakin mendekati permukiman.

Salah seorang warga, Jamaliah (42), mengatakan api pertama kali terlihat di bagian tengah lahan sebelum kemudian menyebar.

“Awalnya api di tengah-tengah sana. Karena panas dan angin, apinya seperti menyebar. Asapnya juga mengarah ke sini,” ujarnya.

Baca juga:  Penyewaan Baju Adat Bernuansa Merah Putih Meningkat hingga 80 Persen di HUT ke-81 RI

Menurut Jamaliah, lahan tersebut sebagian merupakan area persawahan. Sementara bagian lainnya ditumbuhi rumput dan semak yang mengering.

Pergerakan api yang semakin dekat kemudian membuat kondisi di sekitar rumahnya sempat mengkhawatirkan.

“Rumah sempat terkepung api. Namun, alhamdulillah, kobaran tidak sampai merembet ke bangunan dan semuanya tetap aman. Api hanya membakar lahan,” ungkapnya.

Penanganan dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar bersama relawan pemadam kebakaran.

Sejumlah armada tangki dikerahkan untuk menyuplai air ke lokasi. Petugas dan relawan juga menggunakan mesin alkon dengan memanfaatkan air dari sumur milik warga untuk menjangkau titik api yang sulit didatangi kendaraan.

Pemadaman dilakukan dari beberapa sisi, terutama pada bagian lahan yang berdekatan dengan permukiman.

Anggota DPKP Kabupaten Banjar, Sultan, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian karena api berada cukup dekat dengan rumah warga.

“Memang benar lahan terbakar mendekati perumahan. Kondisinya cukup mengkhawatirkan, jadi kami berangkat dan mengamankan area-area rumah warga,” jelasnya.