WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Sarabakawa bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani di Pendopo Bersinar, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Senin (17/8/2026).

Bupati mengatakan, peluncuran AMDK Sarabakawa menjadi salah satu kado bagi Kabupaten Tabalong pada momentum peringatan kemerdekaan.

Baca juga: Golkar Tabalong Gelar Bakti Sosial, Salurkan Sumbangan dan Bantuan Air Bersih untuk Rumah Ibadah

Baca juga: Budidaya Melon Golden di Tabalong, 50 Hari Bisa Panen dengan Harga Rp25 Ribu per Kilogram

Menurutnya, penggunaan nama Sarabakawa bukan sekadar identitas produk, tetapi memiliki makna dan semangat yang diwariskan para leluhur masyarakat Tabalong.

“Nama Sarabakawa ini merupakan semangat yang ditanamkan oleh para leluhur kita dan selalu tertanam di jiwa masing-masing orang Tabalong, yakni kawa baucap, kawa manggawi, kawa manyandang,” ujar H Fani sapaan akrabnya.

AMDK Sarabakawa diproduksi menggunakan sumber air yang berasal dari mata air asli Tabalong yang dikuasai PT Air Minum Tabalong Bersinar (AMTB) Perseroda.

Air tersebut memiliki tingkat keasaman atau pH 7,8. 

Bupati memastikan produk tersebut telah melalui berbagai tahapan perizinan dan sertifikasi.

“Pastinya ini aman dikonsumsi karena telah melewati semua perizinan, di antaranya BPOM, SNI, ISO, sertifikasi halal hingga HAKI,” katanya.

Untuk harga, AMDK Sarabakawa dijual Rp 35.000 per dus dengan isi 24 botol berukuran 330 mililiter.

Bupati berharap seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kecamatan hingga pemerintah desa di Kabupaten Tabalong dapat menggunakan produk AMDK Sarabakawa.

“Kami berharap seluruh SKPD hingga kecamatan serta desa menggunakan air ini sehingga Pendapatan Asli Daerah kita meningkat dan akan dibangun untuk kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Plh Direktur Utama PT AMTB Perseroda, Anshari Fahmi, mengaku bersyukur AMDK Sarabakawa akhirnya dapat diluncurkan setelah melalui proses yang cukup panjang.

Ia mengatakan, rencana pengembangan produk tersebut sebenarnya telah dicanangkan sejak setahun lalu.