“Per 17 Maret ini sudah kami minta. Karena pada 18 atau 19 Maret, aktivitas perbaikan jalan akan sulit dilakukan,” jelasnya.
Menurut Yasin, menjelang Lebaran biasanya ketersediaan material perbaikan mulai terbatas. Selain itu, sebagian pekerja juga mulai memasuki masa libur, sehingga pengerjaan harus dipercepat.
“Karena itu kami meminta seluruh pekerjaan penutupan lubang di ruas jalan kewenangan provinsi dapat diselesaikan tepat waktu,” pungkasnya.
Langkah percepatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik di wilayah Kalimantan Selatan.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur_muhammad







