Dinkes Banjarbaru Paparkan Gejala Campak, Dimulai Demam

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru memaparkan sejumlah gejala penyakit campak serta prosedur penanganan pasien apabila harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, dr Juhai Tri Agustina, mengatakan gejala umum campak biasanya ditandai dengan demam yang disertai munculnya ruam pada kulit.

“Gejalanya biasanya ada panas atau demam kemudian muncul ruam,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan penyakit campak paling sering menyerang anak-anak karena penularannya cukup mudah terjadi di lingkungan pergaulan.

“Namun semua usia bisa tertular, tapi yang paling sering memang anak-anak karena interaksi mereka lebih banyak,” jelasnya.

Jika pasien campak harus menjalani perawatan di rumah sakit, penanganannya akan dilakukan sesuai prosedur penanganan penyakit infeksi.

dr. Juhai menjelaskan, pasien terlebih dahulu akan menjalani pemeriksaan di instalasi gawat darurat (IGD) untuk dilakukan penapisan infeksi sebelum ditempatkan di ruang khusus.

“Pasien akan datang ke IGD, kemudian dilakukan penapisan infeksi dan selanjutnya ditempatkan di ruang infeksi,” katanya.

Menurutnya, dalam beberapa kasus pasien campak dapat dirawat di rumah sakit bukan karena penyakit campaknya, melainkan karena adanya komplikasi atau penyakit penyerta.

”Untuk memastikan diagnosis, petugas kesehatan juga akan mengambil sampel darah dari pasien guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap dr. Juhai.