Dinkes Banjarbaru Paparkan Gejala Campak, Dimulai Demam

“Pasien akan datang ke IGD, kemudian dilakukan penapisan infeksi dan selanjutnya ditempatkan di ruang infeksi,” katanya.

Menurutnya, dalam beberapa kasus pasien campak dapat dirawat di rumah sakit bukan karena penyakit campaknya, melainkan karena adanya komplikasi atau penyakit penyerta.

”Untuk memastikan diagnosis, petugas kesehatan juga akan mengambil sampel darah dari pasien guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap dr. Juhai.

Ia menambahkan cakupan imunisasi dasar di Kota Banjarbaru saat ini tergolong baik sehingga diharapkan dapat membantu menekan risiko penularan campak.

“Alhamdulillah cakupan imunisasi dasar lengkap di Banjarbaru cukup baik bahkan mendapat penghargaan sebagai yang terbaik di Kalimantan Selatan,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu