WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Puluhan Ibu Hamil (Bumil) dan Ibu Menyusui (Busui) di Kelurahan Sarang Halang, Kabupaten Tanah Laut secara resmi menerima paket gizi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peluncuran perdana ini dilakukan langsung di Kantor Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (26/02/2026).
Kegiatan ini menandai langkah awal intervensi gizi skala besar yang ditinjau langsung oleh Kadis DP2KBP3A, perwakilan Camat Pelaihari, perwakilan Lurah Angsau, hingga jajaran pengelola Satuan Pelayanan Gizi (SPPG).
Baca Juga Angin Kencang Terjang Simpang Empat! Atap Rumah Warga Terlepas, Pengendara Diminta Waspada
Ketua SPPG Kelurahan Sarang Halang, M. Rizqi Aldianur yang akrab disapa AldI, mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan mekanisme “rapelan” dalam pendistribusian paket gizi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan para ibu tetap mendapatkan asupan nutrisi setiap hari tanpa terputus kendala teknis distribusi harian.
Dalam skema ini, distribusi dilakukan dua kali seminggu, yakni setiap Senin dan Kamis. Namun, paket yang diterima merupakan gabungan porsi untuk beberapa hari.
“Menu hari Senin itu terdiri dari menu basah (siap santap) dan rapelan dua porsi menu kering untuk persediaan Selasa dan Rabu. Sementara pada Kamis, diberikan menu basah beserta porsi kering untuk Jumat dan Sabtu,” ujar Aldi menjelaskan siasat pemenuhan gizi tersebut.
Meski baru dimulai, Aldi mengakui adanya tantangan berat di dapur SPPG, terutama terkait ketersediaan bahan baku.
Menjelang bulan Ramadan, harga bahan pangan di pasar lokal mulai melonjak dan stoknya kian langka.
Kondisi ini memicu “persaingan” sehat antar pengelola dapur gizi di wilayah Pelaihari.
“Kendala operasional biasanya di bahan menjelang Ramadan, sudah pasti mahal dan langka. Jujur, dengan adanya lima dapur di Pelaihari ini, kami harus berebut bahan baku, bahkan terkadang harus mengambil pasokan dari luar daerah,” ungkap Aldi.







