WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali beroperasi pasca Lebaran dengan penguatan sistem keamanan pangan di seluruh tahapan produksi dan distribusi. Langkah ini dilakukan setelah evaluasi menyeluruh bersama Badan Gizi Nasional (BGN), mitra yayasan, relawan, serta koordinasi dengan BPOM dan Kementerian Kesehatan.
Pada hari pertama, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Harapan Mulia I Kemayoran mendistribusikan 3.298 porsi MBG ke 7 sekolah dan 1 posyandu dengan jadwal terstruktur. Kepala SPPG Fakhri Irfan Pribadi menegaskan bahwa pengawasan dilakukan ketat melalui uji organoleptik dan penerapan sistem HACCP dari bahan baku hingga distribusi.
Evaluasi berkelanjutan mencakup kualitas makanan, personal hygiene relawan, edukasi gizi, pengolahan limbah, hingga kebersihan lingkungan. Antisipasi risiko alergi juga dilakukan dengan pendataan siswa dan penyesuaian menu. Selain itu, 70% SDM berasal dari warga sekitar, dengan pelatihan rutin untuk menjaga standar operasional.







