Gula Darah Bisa Tiba-Tiba Naik Saat Puasa, Dokter Ingatkan Risiko yang Sering Diabaikan
“Pada umumnya, orang dengan diabetes dapat berpuasa dan wajib mengomunikasikan hal ini kepada dokter. Selama dia tidak masuk dalam kategori kritis, dia masih bisa berpuasa,” kata dr. Bramantya.
Pemantauan gula darah sebelum dan selama puasa sangat penting untuk mencegah risiko hiperglikemia. Evaluasi dokter juga diperlukan untuk menyesuaikan dosis dan jadwal pengobatan agar kadar gula darah tetap stabil.
Jangan anggap remeh lemas saat puasa
Rasa lemas saat puasa sering dianggap wajar. Namun, bagi penderita diabetes, lemas berlebihan bisa menjadi sinyal gula darah tidak terkontrol.
Mengenali gejala sejak dini membantu pasien mengambil keputusan yang tepat, termasuk membatalkan puasa bila diperlukan demi menjaga kesehatan.
Dengan persiapan matang, pengawasan dokter, serta pengaturan terapi yang tepat, risiko hiperglikemia saat puasa dapat ditekan sehingga ibadah tetap berjalan tanpa membahayakan kondisi tubuh.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad