WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Hingga malam ini, Selasa (17/2/2026), pemerintah belum mengumumkan hasil sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1447 Hijriyah.
Walau begitu, sebagian umat Islam Indonesia ada yang memutuskan mulai berpuasa besok mengikuti hasil perhitungan hilal Muhammadiyah.
Bagi yang akan berpuasa Ramadhan besok, ini dia niat puasanya, dikutip dari NU Online.
Sebelum memulai puasa, biasanya ada niat khususnya yang harus dilafalkan.
Niat puasa Ramadhan dilafalkan dari malam sebelum berpuasa besoknya.
Bacaan niat puasa Ramadan merupakan kewajiban yang menentukan keabsahan puasa seseorang menurut Mazhab Syafi’i.
Adapun pelafalan niat puasa sangat dianjurkan.
Berikut ini adalah beberapa redaksi lafal niat puasa yang dapat dibaca oleh mereka yang terkena kewajiban puasa Ramadhan.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā Artinya,
“Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”
Kata “Ramadhana” dianggap sebagai mudhaf ilaihi sehingga diakhiri dengan fathah yang menjadi tanda khafadh atau tanda jarrnya. Sedangkan kata “sanati” diakhiri dengan kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr dengan alasan lil mujawarah.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanata lillāhi ta‘ālā Artinya,







