WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nama mantan pesepak bola Prancis Franck Ribery disebut dalam dokumen kasus Jeffrey Epstein yang dirilis otoritas Amerika Serikat.
Penyebutan itu muncul dalam terjemahan dokumen beredar luas di media sosial dan memicu perdebatan internasional terkait keabsahannya.
Terjemahan dokumen menyebut Ribery meminta gadis berusia empat belas tahun, namun konteks hukum klaim tersebut belum jelas.
Sejumlah laporan menyatakan sumber dan validitas dokumen itu belum diverifikasi serta tidak ada dakwaan resmi terhadapnya.
Publikasi berkas Epstein mencapai jutaan halaman setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat membuka dokumen tambahan kepada publik.
Berkas tersebut mengungkap jaringan kejahatan seksual anak yang melibatkan banyak nama dari politik, bisnis, dan hiburan.
Dokumen yang beredar luas memuat klaim kedatangan Ribery bersama polisi yudisial serta permintaan anak perempuan bawah umur.
Namun laporan media menegaskan status hukum klaim itu belum dipastikan sehingga masih menjadi perhatian pemberitaan internasional.
Media global terus menyoroti perkembangan kasus Epstein setelah publikasi dokumen tambahan memicu kontroversi luas dunia.
Otoritas terkait belum mengumumkan langkah hukum lanjutan terhadap individu yang disebut sehingga pemantauan pemberitaan berlanjut. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







