Kasat Reskrim dan Kasat Intel Turun Langsung Tangani Curas di Haruyan
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Penanganan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Kecamatan Haruyan mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST).
Kasat Reskrim Polres HST AKP Andi Patinasarani bersama Kasat Intelkam Iptu Rudini turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), Senin (9/2/2026) siang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WITA di sebuah warung di tepi Jalan A Yani, Desa Barikin, Kecamatan Haruyan. Korban berinisial WS menjadi sasaran pelaku yang tiba-tiba merampas tas selempang yang dibawanya hingga korban terjatuh.
Baca Juga Kasus Pembunuhan Pelajar di Pandawan Naik Status, RN Resmi Jadi Tersangka Usai Gelar Perkara
Korban sempat melakukan perlawanan. Situasi sempat memanas ketika pelaku berusaha mengambil senjata tajam yang dibawanya. Beruntung, dua warga yang berada di sekitar lokasi sigap membantu sehingga pelaku berhasil dilumpuhkan dan diamankan sebelum sempat melarikan diri.
Mendapat laporan tersebut, jajaran kepolisian segera bergerak ke lokasi. Kasat Reskrim Polres HST AKP Andi Patinasarani menyampaikan bahwa dirinya bersama Kasat Intelkam turun langsung untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan sesuai prosedur.
“Saya bersama Kasat Intelkam langsung ke TKP untuk memastikan situasi aman dan proses penanganan berjalan optimal. Kami juga melakukan olah TKP serta pengamanan barang bukti,” ujar AKP Andi.
Dalam penanganan di lapangan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti milik terduga pelaku, di antaranya satu unit sepeda motor Honda PCX warna abu-abu, tiga unit handphone, dua bilah parang, satu bilah pisau, satu buah cutter, dua botol berisi bahan bakar jenis pertalite, serta satu buah tas.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu tas berisi uang tunai Rp100 ribu dan satu unit ponsel Redmi warna biru.
Terduga pelaku berinisial FR (42), warga Desa Bamban Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, saat ini telah diamankan di Polsek Haruyan untuk menjalani pemeriksaan intensif.