WNI di Kamboja: Korban atau Pelaku? Realitas Kompleks di Balik Judi Online
Ukuran Huruf:
Tanpa perubahan pendekatan, Dia menambahkan, Indonesia berisiko menjadi pemasok tenaga kerja kriminal digital bagi industri scam regional. Dari sudut pandang intelijen dan keamanan nasional, ini adalah ancaman serius, karena negara tidak lagi sekadar menjadi korban, melainkan bagian dari ekosistem kejahatan siber global.
Oleh karena itu, Pratama menegaskan, pendekatan yang tepat bukan hanya repatriasi kemanusiaan, melainkan integrasi penegakan hukum, intelijen siber, forensik keuangan, dan asesmen psikologis.
"Dengan cara ini, negara dapat bersikap adil, melindungi korban sejati, menghukum pelaku sadar, dan membongkar industri scam hingga ke akar-akarnya," pungkasnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar