WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional, pada Rabu, 28 Januari 2026 di Istana Negara, Jakarta.
Diketahui ada 16 orang masuk dalam keanggotaan Dewan Energi Nasional. Selain Menteri ESDM Bahlil, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga termasuk dalam keanggotaan.
Berikut daftar keanggotaan Dewan Energi Nasional :
Baca Juga Waspada Banjir Rob 2,6 Meter di Banjarmasin 31 Januari-3 Februari 2026
- Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si.
- Dr. Purbaya Yudhi Sadewa., M.Sc., Ph.D.
- Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S.
- Dudy Purwagandhi, S.H.
- Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si.
- Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.
- Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.
- Dr. Hanif Faisol Nurofig, S. Hut. M.P
- Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M. Eng., IPM., ASEAN Eng.
- Dr. Ir. Mohamad Fadhil Hasan, M.Sc.
- Dr. Ir. Satya Widya Yudha, M.Sc., Ph.D.
- Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani, M.M., IPM., ASEAN Eng.
- Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc.
- Dr. Ir. Saleh Abdurrahman, M.Sc.
- Dr. Muhammad Kholid Syeirazi, M.Si.
- Dr. Ir. Surono
Menteri Bahlil menyampaikan bahwa pelantikan ini menandai babak baru pengelolaan energi nasional.
“Kita tahu semua bahwa salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo adalah menyangkut dengan kedaulatan energi, ketahanan energi, swasembada energi yang salah satu instrumen negaranya adalah arah kebijakan roadmap yang dibangun bersama-sama dengan DEN (Dewan Energi Nasional),” ucap Ketua Harian Dewan Energi Nasional.
Bahlil menegaskan bahwa perhatian Presiden Prabowo terhadap sektor energi sangat kuat dan konsisten. Hal ini sejalan dengan Asta Cita khususnya pada poin ketahanan energi dan ketahanan pangan.
“Ini adalah sebagai bentuk komitmen Bapak Presiden yang mempunyai perhatian khusus dalam rangka menempatkan energi sebagai skala prioritas pembangunan. Karena dalam berbagai kesempatan di asta cita nomor dua Bapak Presiden selalu berbicara tentang ketahanan energi dan ketahanan pangan,” katanya.
Lebih lanjut, Bahlil menyebut Dewan Energi Nasional akan segera menggelar rapat perdana dan melaporkan kepada Presiden untuk melaksanakan sidang pertama. Fokus utama yang menjadi arahan Presiden, menurut Bahlil mulai dari kedaulatan energi tanpa intervensi pihak luar hingga penguatan ketahanan energi.

