Menurutnya, program ini jauh lebih menguntungkan dibanding beasiswa nasional seperti KIP Kuliah yang rata-rata memberikan uang saku sekitar Rp800 ribu.
“Keuntungan penerima program ini pertama bebas biaya UKT, kuliah gratis sampai lulus. Kedua, mendapat biaya hidup sebesar Rp1.500.000 per bulan. Ini lebih besar daripada KIP,” ungkap Meldayanoor.
Ia menjelaskan total bantuan biaya hidup mencapai Rp9 juta per semester dan diberikan selama:
8 semester untuk program D4
6 semester untuk program D3
Syarat Ketat dan Jadwal Pendaftaran
Meski menawarkan fasilitas besar, seleksi program ini akan dilakukan secara ketat.
Calon peserta wajib:
Berdomisili di desa minimal 2 tahun
Berasal dari keluarga kurang mampu
Melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa/kelurahan
“Persyaratan utama harus menetap paling sedikit dua tahun dan melampirkan surat keterangan tidak mampu,” tegas Direktur Politala.
Pendaftaran akan dibuka secara online mulai 2 hingga 28 Februari 2026.
Tahapan seleksi meliputi:
Seleksi administrasi
Tes tertulis berbasis komputer
Wawancara
Tes kesehatan dan narkoba bekerja sama dengan RSUD Hadji Boejasin
Politala Masuk 5 Besar Politeknik Terbaik Indonesia
Dengan posisi Politala yang saat ini berada di peringkat ke-5 politeknik terbaik se-Indonesia versi Webometrics Agustus 2025, program ini diharapkan mampu mencetak agen perubahan yang akan kembali membangun desa masing-masing.
“Pilihan program studi diutamakan sesuai karakteristik desa. Dari 10 prodi yang kami miliki, peserta dapat memilih empat opsi sesuai minat,” pungkas Meldayanoor.(Wartabanjar.com/Gazali)







