WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan baru lahir, ditemukan warga di bawah Jembatan Angsau, Jalan A Yani RT 11/04, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Peristiwa yang sempat menggegerkan masyarakat setempat ini, terjadi pada Sabtu (11/07/2026) Pagi hari.

​Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Sutardi (52), warga Jalan A Yani RT 10/04, Kelurahan Angsau yang saat itu sedang mencari ikan di sungai sekitar lokasi.

Setelah menemukan bayi tersebut, Sutardi langsung meminta bantuan kepada Ketua RT 11 bernama Wahyudi Efansyah (50), untuk bersama-sama menyelamatkan korban.

​Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, melalui Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya, membenarkan kejadian tersebut.

Pihak kepolisian dari Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut telah mendatangi TKP untuk mencari informasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu lembar tas belanja berwarna putih.

​Ipda Karia Jaya menjelaskan secara rinci mengenai kronologi penemuan bayi perempuan yang masih dipenuhi bercak darah tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.

Baca Juga: Buruh Pencari Ikan Temukan Bayi Perempuan dalam Tas Belanja di Jembatan Angsau Pelaihari Tanah Laut

Baca Juga: 3 Karhutla di Banjarbaru, Lahan 5 Hektare di Landasan Ulin Terbakar

​"Pada Hari Sabtu tanggal 11 Juli 2026 sekitar jam O7.30 Wita, saat itu saksi Sdr Sutardi sedang mencari ikan di sungai sekitar lokasi, saat itu ada mendengar suara tangis bayi kemudian didekati dan ternyata benar didapati seorang bayi perempuan yg masih ada darahnya terbungkus tas belanja warna putih, kemudian saksi meminta bantuan Sdr Wahyudi Efansyah, dan membawa bayi perempuan tersebut menuju IGD RS BCM Pelaihari guna perawatan intensif selanjutnya," kata Ipda Karia Jaya.

​Pihak kepolisian memastikan bahwa penanganan medis sudah diberikan secara maksimal. Saat ini, kepolisian fokus melakukan penyelidikan lebih lanjut, sementara bayi tersebut telah aman dalam perawatan pihak rumah sakit.