TERUNGKAP! Penemuan Tengkorak di Tapin Ternyata Bukan Manusia: Polisi Diduga Milik Binatang Langka dan Dilindungi

Ia menjelaskan, bagian atas tengkorak telah menyatu rapat, berbeda dengan tengkorak bayi manusia yang seharusnya belum menyatu. Selain itu, ditemukan gigi geraham atas, yang menurutnya tidak mungkin terdapat pada kepala bayi manusia.

“Struktur rahangnya juga lebih melengkung dan menyerupai binatang, bukan manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Julita menambahkan bahwa tulang tengkorak bagian samping memiliki celah yang cukup lebar, berbeda dengan tengkorak manusia yang umumnya rapat.

“Berdasarkan ciri-ciri tersebut, kami menduga tengkorak ini merupakan tengkorak binatang, kemungkinan besar sejenis simpanse,” tambahnya.

Binatang Simpanse adalah binatang langka dan dilindungi karena statusnya terancam punah (endangered) secara global,

Masih Menunggu Uji DNA

Meski hasil awal mengarah kuat pada tengkorak binatang, pihak kepolisian menegaskan bahwa kepastian akhir tetap menunggu hasil uji DNA dari Labfor Polda Kalsel.

Saat ini, sampel tengkorak telah dikirim ke laboratorium forensik untuk memastikan temuan tersebut secara ilmiah. Polres Tapin meminta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan sambil menunggu hasil resmi.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad