WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Harapan itu akhirnya datang di tengah genangan air yang tak kunjung surut. Warga Desa Sampurna, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, menyambut dengan mata berkaca-kaca kehadiran istri Gubernur Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, yang turun langsung menyalurkan bantuan bagi korban banjir, Kamis (15/1/2025).
Sudah lebih dari sebulan, ratusan rumah di desa tersebut terendam banjir. Air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa memaksa warga bertahan dengan segala keterbatasan. Beberapa akses jalan darat bahkan terputus total, membuat perahu jukung menjadi satu-satunya sarana transportasi.
Kepala Desa Sampurna, Mukhtar, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Ia menyebut, selama banjir melanda, desanya baru satu kali menerima bantuan dari pihak swasta, sebelum akhirnya mendapatkan perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
“Ulun sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Hj. Fathul Jannah. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi warga kami yang sudah lama bertahan di tengah banjir,” ucap Mukhtar.

Sejak pagi, warga sudah berkumpul menunggu. Tepat pukul 13.55 WITA, Hj. Fathul Jannah tiba dan langsung menyapa masyarakat yang masih berdiri di genangan air. Ia berdialog, mendengar keluhan, sekaligus menyerahkan paket sembako kepada warga terdampak.
Dalam sambutannya, Hj. Fathul Jannah menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang dialami masyarakat Jejangkit, khususnya di Desa Sampurna dan Desa Bahandang.
“Musibah ini tentu tidak kita harapkan. Mari kita sama-sama bersabar dan bertawakal kepada Allah. Semoga banjir segera surut dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya penuh empati.
Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah atas instruksi langsung Gubernur Kalsel H. Muhidin, agar masyarakat yang terdampak banjir tetap mendapatkan pendampingan dan bantuan.
“Walaupun tidak seberapa, semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban masyarakat. Pemerintah akan terus berupaya mencari solusi terbaik untuk penanganan banjir di wilayah ini,” tambahnya.
Kehadiran istri Gubernur ini membuat warga merasa tidak sendiri. Warsinah (48), salah satu warga Desa Sampurna, mengaku terharu karena mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah.







