Antisipasi Kemarau Panjang, Distan Banjar Gencarkan Sosialisasi ke Poktan dan Perkebunan
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Dinas Pertanian Kabupaten Banjar mulai mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau tahun ini.
Langkah antisipasi dilakukan menyusul prediksi musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung mulai Mei hingga September mendatang.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada kelompok tani hingga perusahaan perkebunan di Kabupaten Banjar.
"Kita sudah sosialisasikan ke Poktan dan perusahaan-perusahaan perkebunan untuk antisipasi karhutla," ujarnya saat ditemui, Kamis (21/5/2026).
Di sisi lain, Distan Banjar juga mulai memonitor kesiapan perusahaan, terutama terkait peralatan penanganan kebakaran.
"Kita monitoring peralatannya, dan rata-rata perusahaan sudah siap," ungkapnya.
Warsita menyebut langkah pencegahan menjadi hal paling penting agar kebakaran tidak meluas saat musim kemarau sebab kebakaran lahan akan lebih sulit dikendalikan apabila api sudah terlanjur membesar.
"Kalau sudah terjadi kebakaran akan susah dikendalikan. Karena itu yang penting kita lakukan adalah pencegahan," jelasnya.
Terkait wilayah rawan, Warsita menyampaikan Kecamatan Cintapuri Darussalam menjadi salah satu daerah yang cukup sering mengalami kebakaran lahan saat musim kemarau.
"Kalau dari tahun-tahun lalu, wilayah yang memang sering terbakar itu di daerah Cintapuri," tambahnya.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada laporan dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Banjar.
Distan Banjar juga terus melakukan edukasi melalui sekolah iklim sebagai upaya mitigasi menghadapi musim kemarau.
Sementara itu, masyarakat diminta rutin memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dan ikut berperan dalam mencegah kebakaran lahan.
"Kita minta masyarakat terus memantau informasi dari BMKG dan bersama-sama melakukan antisipasi pencegahan kebakaran," pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu