UPDATE Pelatih Valencia dan Putrinya Tewas Usai Tragedi Kapal Tenggelam Labuan Bajo, Jenazah Dikremasi di Bali
WARTABANJAR.COM, BALI – Suasana duka menyelimuti rangkaian akhir tragedi kapal wisata tenggelam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenazah pelatih sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama putrinya yang masih berusia 12 tahun, telah ditemukan dan kemudian dikremasi di Bali.
Momen haru terlihat usai proses evakuasi jenazah pada Minggu (4/1/2026). Sang istri tampak menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada tim SAR yang tanpa lelah melakukan pencarian. Penemuan ini sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur, serta menjadi bukti nyata dedikasi tim SAR dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Setelah ditemukan di perairan Labuan Bajo, jenazah Fernando dan anaknya tidak langsung dibawa ke negara asal. Keterbatasan fasilitas penyimpanan jenazah di Labuan Bajo, khususnya lemari pendingin, membuat pihak keluarga memutuskan memindahkan jenazah ke Bali untuk penanganan lebih lanjut.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, membenarkan bahwa proses kremasi telah dilakukan di Bali.
“Sudah dikremasi di Bali,” ujar Budi Widjaja, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, keputusan kremasi diambil karena kondisi jenazah tidak memungkinkan untuk disimpan terlalu lama sebelum dipulangkan ke Spanyol. Setelah proses kremasi, abu jenazah rencananya akan dibawa oleh pihak keluarga ke Negeri Matador sebagai tempat peristirahatan terakhir.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi dunia sepak bola internasional dan pariwisata Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam aktivitas wisata laut, khususnya di destinasi unggulan seperti Labuan Bajo.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad