“Kabupaten Banjar ini ada bupatinya kah? Kira ulun kada ada.”
“Mana jar bunyi deposit triliunan tu hasilnya?”
Tak sedikit pula warganet yang menyinggung izin tambang, tata kelola lingkungan, hingga mempertanyakan kehadiran pejabat di tengah bencana yang terus berulang.
Fenomena viral ini kembali menegaskan kekecewaan masyarakat Sungai Tabuk terhadap persoalan banjir yang seolah menjadi rutinitas tahunan tanpa solusi tuntas. Warga berharap kritik terbuka ini bisa menjadi alarm keras bagi pemerintah agar turun langsung ke lapangan dan mengambil langkah nyata, bukan sekadar janji.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait menanggapi video viral tersebut.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







