Dominasi Indonesia semakin terasa di nomor jalan cepat dan maraton. Hendro (jalan cepat putra), Violine Intan (jalan cepat putri), Robi Syianturi (maraton putra), serta Odekta Elvina Naibaho (maraton putri) mencatatkan sejarah dengan mengawinkan emas di dua nomor tersebut dalam satu edisi SEA Games, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dari sektor lempar, Abdul Hafiz tampil luar biasa di nomor lempar lembing putra. Ia bukan hanya meraih emas, tetapi juga mencatatkan rekor nasional baru dengan lemparan sejauh 72,82 meter.

Emilia Nova kembali menutup kontribusinya dengan sempurna lewat emas di nomor sapta lomba (heptathlon) putri. Mengumpulkan total 5.497 poin, Emilia sukses mempertajam rekornas miliknya sendiri yang sebelumnya tercatat 5.286 poin pada SEA Games 2017.

PB PASI juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora RI serta MIND ID atas dukungan kebijakan, pendanaan, dan pendampingan pembinaan atletik nasional yang dinilai berperan besar dalam capaian ini.

Fokus Penuh Hadapi Agenda Besar 2026

Memasuki tahun 2026, PB PASI memastikan fokus pembinaan langsung diarahkan ke agenda internasional yang lebih besar. Sejumlah kejuaraan penting telah menanti, mulai dari Asian Indoor Athletics Championships pada Februari, Asian U20 Athletics Championships pada Juli, hingga Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, pada September.

“Hasil SEA Games ini jadi modal penting, tetapi kita tidak boleh cepat puas. Program pembinaan di Pangalengan terbukti efektif dan akan terus ditingkatkan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar,” tegas Luhut.

Sekretaris Jenderal PB PASI, Tigor Tanjung, turut mengingatkan para atlet agar tetap menjaga fokus dan motivasi. Menurutnya, konsistensi latihan dan mental juara menjadi kunci untuk menjaga prestasi di level Asia.

Pesan tersebut diamini Abdul Hafiz. Peraih emas lempar lembing putra itu menegaskan ambisinya menatap Asian Games 2026 dengan target besar.

“Saya ingin terus meningkatkan jarak lemparan. Target pribadi saya adalah menjadi atlet Indonesia pertama yang mampu melempar di atas 80 meter,” ujar Hafiz penuh optimisme.