WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kalimantan Selatan menyatakan siap menindaklanjuti arahan Gubernur Kalsel yang meminta seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyelesaikan proses memasak makanan Program Makan Bergizi Gratis pada pukul 04.00 Wita lalu mulai menyajikan makanan pada pukul 05.00 Wita.
Arahan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi dinamika operasional makanan bergizi gratis (MBG) yang dilaksanakan di gedung Idham Chalid, Jumat (21/11/2025).
Koordinator BGN Wilayah Kalsel, Siti Fatimah, mengatakan kebijakan itu penting untuk menjaga keamanan makanan, khususnya pada tahap pendinginan.
“Beliau menekankan makanan selesai dimasak jam empat, disajikan jam lima. Itu untuk memastikan pendinginan makanan berjalan aman. Jadi, masyarakat dan wali murid tidak perlu khawatir mengonsumsi makanan bergizi gratis,” jelasnya kepada awak media.
Menurut Siti, arahan itu telah diterima langsung oleh kepala SPPG, mitra, yayasan, serta koordinator wilayah kabupaten/kota yang hadir.
Ia berharap penerapannya dapat dimulai dalam waktu dekat.
“Yang tidak hadir akan disosialisasikan oleh Korwil kabupaten/kota yang ikut rapat hari ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, BGN mengonfirmasi adanya tiga dapur SPPG di Kalsel yang ditutup sementara akibat kejadian yang membuat penerima manfaat harus mendapat penanganan medis.
“Dua kejadian menyebabkan penerima manfaat dibawa ke fasilitas kesehatan. Satu kejadian lainnya tidak ada yang terdampak, tapi suhu makanan sempat naik, sehingga juga ditutup,” ungkap Siti.







