Sementara itu, Plt Kalak BPBD Banjar, Yayan Daryanto, menilai kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi.

"Melalui FGD ini, kita ingin memastikan bahwa data yang digunakan valid dan terintegrasi. Hasilnya akan memberikan gambaran utuh tentang kondisi ketahanan daerah sekaligus membantu penyusunan kebijakan yang lebih tangguh dan berkelanjutan," tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu