Anggaran SKPD Tabalong Dipangkas Hingga 40%! DPRD: Jangan Korbankan Program Pelayanan Rakyat

Sedangkan wakil Fraksi Golkar, Jurni, optimistis rasionalisasi ini tidak akan mengguncang program prioritas daerah. Ia yakin arah pembangunan Tabalong tetap sejalan dengan visi “Tabalong Smart.”

“Yang penting, efisiensi ini jangan sampai menghambat program pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Daftar Rasionalisasi Anggaran SKPD Tabalong (RAPBD 2026):

Dinas PUPR: Rp 297 miliar

Dinas Kominfo: Rp 7,5 miliar

Dinas Perpustakaan: Rp 2,6 miliar

Dinas Perhubungan: Rp 12 miliar

Disbunak: Rp 14,3 miliar

Dinas Pendidikan & Kebudayaan: Rp 37 miliar

Dinas Kesehatan: Rp 50 miliar

Disperkim: Rp 35 miliar

Satpol PP: Rp 4,3 miliar

BPBD: Rp 3,3 miliar

Dinas Sosial: Rp 16,8 miliar

Disnaker: Rp 6,7 miliar

DP3AP2KB: Rp 3,8 miliar

Dinas KPPTPH: Rp 15,1 miliar

DLH: Rp 20,8 miliar

Disdukcapil: Rp 3 miliar

DPMD: Rp 10,04 miliar

Disperindag: Rp 12,2 miliar

DPMPTSP: Rp 2,5 miliar

Dispora: Rp 12,1 miliar

Sekretariat DPRD: Rp 49 miliar

Pemangkasan anggaran ini menjadi tantangan besar bagi Pemkab Tabalong untuk tetap menjaga keberlanjutan layanan publik di tengah efisiensi fiskal nasional.(wartabanjar.com/HRD)

editor: nur muhammad