Sampaikan KUA-PPAS APBD 2027, Bupati Tabalong Sebut Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,88 Triliun
WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Bupati Tabalong, H. M. Noor Rifani menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Tabalong Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tabalong Ke-24 Masa Sidang III Tahun 2026, di ruang sidang paripurna gedung Graha Sakata, DPRD Tabalong, Kamis (9/7/2026).
Dalam sambutannya, H. Fani, sapaan akrabnya, mengatakan penyusunan KUA dan PPAS 2027 dilakukan dengan memperhatikan kondisi perekonomian nasional, Provinsi Kalimantan Selatan, serta kondisi riil Kabupaten Tabalong.
Dokumen tersebut juga mengacu pada arah pembangunan daerah dan kemampuan keuangan daerah.
"Pemerintah Kabupaten Tabalong menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5 persen, inflasi 2–4 persen, tingkat kemiskinan 4,15 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 77,88, tingkat pengangguran 3,40 persen, dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 80," ujar H Fani.
Dalam rancangan tersebut, lanjutnya, pendapatan daerah tahun 2027 diproyeksikan sebesar Rp1,882 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp2,342 triliun.
Kekurangan anggaran akan ditutup melalui pembiayaan netto sebesar Rp460,46 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.
BACA JUGA: Komisi II DPRD Tabalong Apresiasi Realisasi Pendapatan Daerah Capai 40 Persen Per Mei 2026
BACA JUGA: Prioritaskan Infrastruktur Desa dan Posyandu, DPMD Tabalong Usulkan Tambahan Anggaran Rp 92 Miliar
Bupati menegaskan kebijakan pendapatan daerah akan difokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara belanja daerah diprioritaskan untuk peningkatan pelayanan publik, pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur, penguatan ekonomi, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, serta pelestarian lingkungan hidup.
"Saya berharap pembahasan KUA dan PPAS APBD 2027 bersama DPRD dapat berlangsung secara konstruktif sehingga menghasilkan APBD yang berkualitas, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu