WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Komisi II DPRD Tabalong mengapresiasi kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda Tabalong) atas capaian realisasi pendapatan daerah per 31 Mei 2026 yang telah mencapai 40,06 persen dari target tahunan.
Meski demikian, dewan tetap mendorong optimalisasi penerimaan dari sektor pajak dan retribusi yang masih dinilai rendah.
Ketua Komisi II DPRD Tabalong, Winarto, menilai pencapaian tersebut sudah cukup baik, namun masih terdapat ruang untuk peningkatan terutama pada sektor-sektor pendapatan yang belum optimal.
“Kinerja mereka sudah kami anggap bagus, sehingga kami mendorong ada beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan dari sisi sumber pendapatan dari pajak dan dari retribusi,” ujar Winarto, Jumat (5/6/2026).
Sementara itu Kepala Bapenda Tabalong, Nanang Mulkani, dalam pemaparan menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah yang meliputi pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah, telah mencapai 40,06 persen dari total target sebesar Rp1,9 triliun.
“PAD yang bersumber dari pajak daerah baru terealisasi 31,33 persen dari target Rp297 miliar. Adapun retribusi daerah masih berada di angka 14,03 persen dari target Rp23 miliar,” papar Nanang.
Dilanjutkannya, dari sejumlah jenis pajak daerah, pajak air tanah tercatat menjadi yang tertinggi dengan realisasi 47,41 persen dari target Rp130 juta.
BACA JUGA: DPRD Tabalong Dorong Satgas Pengawas BBM dan Elpiji Bersubsidi Berjalan Optimal







