WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Komisi II DPRD Tabalong mendorong satuan tugas (satgas) pengawas penyaluran BBM dan LPG bersubsidi bisa berjalan optimal, guna mengatasi persoalan kelangkaan yang masih kerap terjadi di lapangan, khususnya untuk distribusi Bio Solar.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Tabalong, Winarto pada wartabanjar.com via WhatsApp, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, kelangkaan Bio Solar yang masih terjadi diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Kontrakan 10 Pintu di Kapar Tabalong, Kerugian Capai Rp500 Juta
Menurutnya, praktik pelangsiran BBM bersubsidi menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
Di sisi lain, pihak SPBU juga menghadapi kesulitan dalam membedakan konsumen yang benar-benar membutuhkan BBM dengan pelaku penyalahgunaan, karena seluruh kendaraan yang mengantre tercatat sebagai pelanggan.
“SPBU pada dasarnya melayani kendaraan yang datang untuk mengisi BBM. Namun di lapangan tentu ada tantangan dalam mengidentifikasi, mana konsumen langsung dan mana yang diduga melakukan pelangsiran,” ujar Winarto.







