WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Wajah Pulau Insan di Jalan Jafri Zamzam, Banjarmasin, bakal berubah total bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi ikon baru Kota Seribu Sungai yang akan sebentar lagi berusia 500 tahun ini.

Kawasan yang selama ini identik dengan bangunan terbengkalai ini akan ditata menjadi ruang publik terpadu yang menggabungkan fungsi seni, budaya, rekreasi, dan ruang hijau.

Penataan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kajian teknis agar pemanfaatan kawasan bisa berjalan optimal.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan salah satu perubahan paling mencolok adalah pemanfaatan kembali bangunan eks rumah dinas wali kota yang selama bertahun-tahun mangkrak.

"Tim Dinas PUPR saat ini sedang menyusun Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED)," ujarnya, Senin (27/7/2026).

Berdasar berbagai sumber adalah salah satu pulau kecil atau delta daratan di tengah Kota Banjarmasin yang dikelilingi oleh jaringan sungai yang kabarnya terhubung ke Anjir Mulawarman.

Seperti delta lain di Banjarmasin (Pulau Tatas atau Pulau Kelayan), Pulau Insan terbentuk akibat pecahan alur sungai dan anak sungai.

Baca Juga: Dua Pemuda Jalan Kaki 2 km Sambil Bawa Stop Kontak ke Kantor PLN, Sindir Pemadaman Listrik

Saat Pemprov Kalsel merenovasi Stadion 17 Mei Banjarmasin dilakukan pengerukan tanah di lokasi itu guna ditimbun di stadion.

Dari situ muncullah istilah Sungai Kerokan.

Tahun 2006 silam, Pulau Insan dihibahkan oleh Pemprov Kalsel ke Pemko Banjarmasin.

Pada perkembangan berikutnya, di kawasan ini rencananya dibangun rumah dinas Wali Kota.

Proses pembangunan sudah berlangsung tetapi mangkrak menyisakan bangunan yang terbengkalai.

Apakah dengan revitalisasi Pulau Insan yang digagas Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, bangunan itu akan dirobohkan?

Ternyata tidak. Rencananya, bangunan mangkarak tersebut akan dialihfungsikan menjadi Gedung Seni Budaya yang dilengkapi panggung pertunjukan beratap membran.

Tak hanya itu, kawasan Pulau Insan juga dirancang memiliki sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari Tugu Maju Sejahtera, ruang terbuka hijau, taman, area parkir hingga lintasan lari yang dapat dimanfaatkan masyarakat.