“Mama Jelly”, Biang Eco Enzim dari Pemuda HST Bisa Jadi Masker Hingga Obat Luka

WARTABANJAR.COM, BARABAI – Cairan Eco-enzim bermanfaat untuk lingkungan, hasil fermentasinya juga bisa menghadirkan sesuatu yang istimewa bernama “Mama Jelly”.

Temuan ini sudah dikenal di kalangan pegiat eco-enzim, dan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rezqa Maulida, pemuda asal Desa Taras Padang, menjadi salah satu yang ikut menekuni sekaligus mengenalkannya kepada masyarakat.

Rezqa menjelaskan, Mama Jelly atau dikenal juga dengan Mama Enzyme merupakan biang yang terbentuk saat proses fermentasi eco enzim minimal tiga bulan. Bentuknya menyerupai jelly nata de coco, tidak hidup, namun bisa berkembang biak dan digunakan berulang kali.

“Manfaatnya luar biasa. Mama Jelly bisa dipakai untuk masker wajah, terapi luka bakar, hingga pengobatan luka luar. Cara pakainya cukup ditempelkan di area luka, beberapa menit kemudian dibersihkan dan bisa dimasukkan kembali ke dalam toples enzim,” terang Rezqa, kepada wartabanjar.com di Barabai, Minggu (14/9/2025)

Namun, menurutnya, tidak semua orang beruntung bisa mendapatkan Mama Jelly ketika membuat eco enzim.