Diskominfo Tabalong Pastikan Gangguan Program 1 Desa 1 Wifi Ditangani Maksimal 2x24 Jam
WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong terus memperkuat layanan program prioritas Tabalong Smart melalui program 1 Desa 1 Wifi.
Selain memperluas jangkauan layanan, pemerintah juga memastikan kualitas jaringan tetap terjaga dengan penanganan cepat apabila terjadi gangguan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong, Eddy Suriyani, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sistem pemantauan yang memungkinkan gangguan jaringan maupun perangkat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
Saat ini, layanan internet gratis tersebut telah tersedia di 73 titik ruang terbuka hijau (RTH) desa di Kabupaten Tabalong.
Pemkab Tabalong juga berencana menambah 48 titik baru melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.
"Saat ini kami sedang melakukan uji coba di 17 titik sebelum seluruh lokasi baru diaktifkan," kata Eddy saat ditemui di Kantor Diskominfo Tabalong, Minggu (26/7/2026).
Menurut Eddy, seluruh perangkat terhubung dengan sistem pengawasan yang memudahkan petugas mengetahui titik layanan yang mengalami kendala. Dengan sistem tersebut, proses perbaikan dapat dilakukan lebih cepat.
BACA JUGA: 78 Titik Wifi Gratis di Tabalong Terpasang, Diskominfo Kejar Target Rampung 2026
BACA JUGA: Diskominfo Tabalong Monitor Program Satu Desa Satu Wifi di Kecamatan Jaro
"Untuk perawatan kita melakukan pengawasan, yang terpasang by system jadi terlihat nanti yang tidak konek. Kemudian juga kita akan melakukan penggantian perangkat yang rusak, paling lambat 2x24 jam tim akan mengganti peralatan yang memang terjadi kerusakan," ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan melalui server Diskominfo, setiap titik Wifi rata-rata digunakan oleh 20 hingga 25 pengguna.
Tingginya tingkat penggunaan tersebut menunjukkan program 1 Desa 1 Wifi telah dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses informasi, mendukung kegiatan belajar, hingga berbagai aktivitas berbasis digital.
Pemkab Tabalong berharap penambahan titik layanan serta pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat semakin memperluas akses internet bagi masyarakat, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu