SAKTI MANDRAGUNA! Pemuda Lompat dari Tower BTS 35 Meter di Sambas, Selamat Tanpa Luka Serius

WARTABANJAR.COM, SAMBAS – Peristiwa mengejutkan terjadi di Desa Dalam Kaum, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Seorang pemuda berinisial SLS (21) nekat melompat dari puncak menara Base Transceiver Station (BTS) setinggi 35 meter, Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Ajaibnya, ia ditemukan masih sadar tanpa luka serius. Namun, kejadian ini bukanlah hal yang patut dicontoh, melainkan jadi pelajaran penting bagi masyarakat.

Kronologi Kejadian

SLS, yang mengenakan baju merah, mendadak terjun dari atas menara. Warga yang panik langsung menolong dan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Saksi mata, Ruslia, mengaku awalnya hanya melihat kerumunan orang berlari ke arah tower. Ia baru sadar ada pemuda yang melompat setelah mendengar teriakan warga.

BACA JUGA:VIDEO – Momen Unik Demo di DPRD Kalsel, Habib Diminta Doakan Air Minum Mahasiswa

“Matanya masih berkedip, ia tampak menahan sakit, tapi anehnya tak ada luka-luka di badannya,” ujar Ruslia dengan nada tak percaya.

Jangan Jadikan Contoh!

Meski SLS selamat, para tokoh masyarakat mengingatkan bahwa tindakan nekat seperti ini sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal. Setiap orang diimbau untuk tidak meniru perbuatan tersebut, apalagi dengan alasan main-main atau mencari sensasi.

Kehidupan adalah amanah berharga, dan cara-cara berisiko tinggi seperti melompat dari ketinggian bisa berujung pada tragedi.

Jadikan Pelajaran Bersama

Peristiwa ini hendaknya menjadi peringatan keras bagi kita semua bahwa selamatnya SLS hanyalah takdir yang tidak bisa dijadikan patokan. Setiap orang sebaiknya mencari jalan keluar sehat bila menghadapi masalah, misalnya dengan bicara kepada keluarga, tokoh masyarakat, atau tenaga profesional.(Wartabanjar.com/kita_tabalong/berbagai sumber)