Karhutla di Banjarbaru Menurun, Operasi Modifikasi Cuaca Dinilai Efektif

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Banjarbaru menunjukkan hasil positif.

‎Salah satu faktor yang dinilai berperan penting dalam penurunan kasus Karhutla adalah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Selatan.

‎Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru, Zaini, saat dikonfirmasi, Sabtu (23/8/2025) siang.

Baca Juga

Bakul Fest 2025 Siap Guncang Banjarmasin! Festival Sebulan Penuh dengan Kuliner, Cosplay hingga Lomba Hafsi


‎”Beberapa wilayah sempat diguyur hujan, kemungkinan ini dampak dari modifikasi cuaca yang dilakukan,” ujarnya.

‎Selain itu, guna memperkuat upaya pencegahan, Zaini mengatakan BPBD Banjarbaru juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membentuk posko gabungan.

‎”Posko ini melibatkan unsur masyarakat, termasuk relawan yang siap terjun langsung ke lapangan,” paparnya.

‎Tak hanya itu, Zaini juga menyebutkan, pihaknya terus melakukan patroli dan pemantauan harian di titik-titik rawan kebakaran, seperti Kecamatan Landasan Ulin, Cempaka, dan Liang Anggang.

‎”Kami melakukan patroli rutin serta memperbarui laporan kondisi Karhutla setiap hari,” tambahnya.

‎Berdasarkan data terbaru, tercatat 43 kejadian kebakaran sejak Maret hingga saat ini, dengan total lahan terbakar mencapai 118,2 hektare.

‎Jumlah ini disebut Zaini jauh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

‎”Penurunan ini juga berkat langkah pencegahan yang sudah kami lakukan, termasuk edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)