165 Titik Api Terdeteksi dan 40 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

BACA JUGA: Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Misi Garuda Merah Putih II

Karena itu, Bupati Saidi juga meminta dukungan penuh dari pemerintah provinsi, Basarnas, dan unsur lainnya, mengingat potensi kebakaran bisa meluas ke lintas wilayah.

Sementara itu, Plt. Kalak BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, menyatakan status siaga diberlakukan meskipun kondisi cuaca masih dibantu oleh hujan.

“Walaupun kita ini masih dibantu hujan atau kemarau basah, tetap kita siapkan status Banjar hari ini sebagai status siaga,” ungkap Yayan.

Sebagai langkah lanjutan, BPBD akan mendirikan posko di titik-titik rawan Karhutla, khususnya di daerah yang memiliki banyak hotspot seperti Kecamatan Paramasan dan Cintapuri.

Wilayah-wilayah rawan Karhutla di Kabupaten Banjar umumnya berada di kawasan hutan dan lahan gambut, yang sangat rentan terbakar saat musim kemarau.

Pemkab Banjar menegaskan komitmennya untuk melakukan pemantauan intensif dan edukasi masyarakat, guna mencegah meluasnya kebakaran dan menekan jumlah titik api yang muncul. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu