WARTABANJAR.COM, BARABAI – Suasana tenang di Desa Cukan Lipai, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, mendadak berubah mencekam. Api berkobar hebat malam Jumat, 8 Agustus 2025 sekitar pukul 21.00 WITA, melahap deretan rumah warga yang sebagian besar terbuat dari kayu. Laporan resmi dari Pusdalops BPBD HST menyebutkan, 8 rumah hangus terbakar 100% dan 1 rumah terbakar 10%. Total, 10 kepala keluarga dengan 33 jiwa terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. BACA JUGA:GILA! Buruh Jahit Dikejutkan Tagihan Pajak Rp 2,8 Miliar, Ternyata Ini Fakta Mengejutkannya Data Warga yang Rumahnya Terbakar Musa – 2 KK, 7 jiwa, rumah kayu, terbakar 100% (dokumen terbakar) Abdul Hair – 1 KK, 5 jiwa, rumah kayu, terbakar 100% (dokumen terbakar) Hamisah – 1 KK, 2 jiwa, rumah kayu, terbakar 100% (dokumen terbakar) Suhrah – 1 KK, 2 jiwa, rumah kayu, terbakar 100% (dokumen terbakar) Hanipi – 1 KK, 1 jiwa, rumah kayu, terbakar 100% (dokumen terbakar) Saripuan – 1 KK, 5 jiwa, rumah kayu, terbakar 100% (dokumen terbakar) Hindun – 2 KK, 5 jiwa, rumah kayu, terbakar 100% (dokumen terbakar) Abdul Rahman – 1 KK, 2 jiwa, rumah kayu, terbakar 100% (dokumen terbakar) Irwan Fitriadi – 1 KK, 4 jiwa, rumah kayu, terbakar 10% (dokumen selamat) Api berhasil dipadamkan sepenuhnya berkat kerja cepat tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD HST, TAGANA HST, TNI, Polri, BPK/PMK HST (Balakar 654 Murakata), relawan, masyarakat setempat, dan Damkar HST. Personel TRC BPBD HST yang terlibat antara lain Djuddriyullah, M. Roni Hidayat, M. Fiqri Wahyudi, Aspihani, M. Riski, Kamaruddin, M. Nurdin, dan Nasrullah. Penyebab Masih Diselidiki Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Semua korban kini mengungsi sementara di rumah kerabat dan posko darurat. BPBD HST mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di pemukiman dengan bangunan kayu yang rawan terbakar cepat.(Wartabanjar.com/seputarbanua/berbagai sumber) editor: nur muhammad