DAFTAR 15 Wilayah yang Masuk Musim Kemarau per Awal Juli 2025! BMKG: Kalsel Sebagian Kecil!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Hingga awal Juli 2025, baru sekitar 30 persen zona musim (ZOM) di Indonesia yang telah memasuki musim kemarau. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata tahunan yang biasanya mencapai lebih dari 60 persen pada periode yang sama.
Kondisi tersebut disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, dalam keterangan resmi yang dirilis Kamis (3/7/2025).
“Anomali curah hujan di atas normal sejak awal Mei hingga akhir Juni 2025 menyebabkan keterlambatan musim kemarau di banyak wilayah,” ujarnya.
BMKG mencatat, cuaca ekstrem bahkan masih berlangsung hingga awal Juli. Pada 2 Juli 2025, misalnya, Stasiun Geofisika Deli Serdang mencatat curah hujan ekstrem sebesar 142 mm, sementara Stasiun Meteorologi Rendani Papua Barat mencatat 103 mm.
BACA JUGA:VIDEO – PERINGATAN BAHAYA! Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Dahsyat, Muntahkan Abu vulkanik Setinggi 19 Km
Daftar Wilayah yang Sudah Masuk Musim Kemarau 2025
Berdasarkan Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian III (21–30 Juni 2025), berikut 15 wilayah yang sudah memasuki musim kemarau:
Sebagian kecil Kalimantan Selatan
Sebagian kecil Aceh
Sebagian Sumatera Utara
Sebagian Bengkulu
Sebagian Jambi
Sebagian Sumatera Barat
Sebagian kecil Sumatera Selatan
Sebagian Banten
Sebagian Jawa Barat
Sebagian Jawa Tengah dan Jawa Timur
Sebagian kecil Bali
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Sebagian kecil Sulawesi Selatan
Sebagian kecil Papua Barat
Peringatan Dini: Potensi Kekeringan
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk periode 1–10 Juli 2025 (Dasarian I) di beberapa wilayah:
Kategori Waspada:
Jawa Tengah
Bali
NTB
NTT
Kategori Siaga:
NTT
NTB
Kategori Awas:
Tidak ada wilayah yang masuk kategori ini saat ini.
Wilayah Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat
Meski musim kemarau telah dimulai di sejumlah daerah, curah hujan tinggi hingga sangat tinggi (di atas 150 mm/dasarian) masih berpotensi terjadi di banyak wilayah Indonesia, khususnya di kawasan timur.
• Dasarian I (1–10 Juli 2025):
Sebagian kecil Jawa Barat
Sebagian Sulawesi Selatan
Sebagian Maluku
Sebagian Papua Barat Daya
Sebagian kecil Papua Barat
Sebagian Papua Tengah
Sebagian Papua Selatan
• Dasarian II (11–20 Juli 2025):
Sebagian kecil NTT
Sebagian Sulawesi Selatan
Sebagian Maluku
Sebagian Papua Barat Daya
Sebagian kecil Papua Barat
Sebagian Papua Tengah
• Dasarian III (21–30 Juli 2025):
Sebagian kecil Jawa Barat
Sebagian kecil Jawa Timur
Sebagian kecil NTT
Sebagian Sulawesi Selatan
Sebagian Sulawesi Tengah
Sebagian kecil Sulawesi Utara
Sebagian Maluku
Papua Barat Daya
Sebagian kecil Papua Barat
Sebagian Papua Tengah
Sebagian kecil Papua
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, potensi banjir lokal, maupun kekeringan, khususnya di wilayah yang sudah memasuki musim kemarau.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad