BMKG Deteksi Intensitas Karhutla Sangat Tinggi di Sebagian Besar Wilayah Kalsel
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Informasi tersebut disampaikan melalui WhatsApp BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Syamsudin Noor, mengacu pada peta Fire Weather Index (FWI) untuk wilayah Kalimantan Selatan.
Berdasarkan peta FWI BMKG, Update data 20 Agustus 2026 pukul 07.00 UTC dan merupakan hasil observasi yang diproses pada 19 Agustus 2026.
Dalam peta tersebut, sebagian besar wilayah Kalsel berada pada kategori sangat tinggi (very high) yang ditandai warna merah.
Kategori sangat tinggi menunjukkan intensitas api berada pada tingkat yang sangat tinggi sehingga api sangat sulit dikendalikan apabila terjadi kebakaran.
Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya masih berada pada kategori tinggi (high) yang ditandai warna kuning. Pada kategori ini, api juga dinilai sulit dikendalikan.
Baca Juga Kebakaran Lahan Tambak Buluh Banjarbaru Hanguskan Gudang Warga
Baca Juga Empat Keluarga di Mataraman Banjar Mengungsi, Pemadam Kebakaran Kesulitan Air
BMKG menjelaskan, Fire Weather Index (FWI) merupakan indikator yang menunjukkan tingkat potensi dan intensitas kebakaran hutan dan lahan.
Nilainya sangat dipengaruhi oleh sejumlah parameter, termasuk Initial Spread Index (ISI) dan Buildup Index (BUI).
Kondisi tersebut menjadi perhatian, khususnya di tengah periode rawan karhutla di Kalsel.
Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.
Informasi FWI tersebut bersumber dari BMKG, BIG, dan GSMAP JAXA, serta diproduksi oleh Public Weather Service/Direktorat Meteorologi Publik BMKG. (Wartabanjar.com)