DETIK-DETIK KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali! 4 Tewas, 23 Selamat, Penumpang: "Ya Allah, Ya Allah"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANYUWANGI – Jagat maya dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan detik-detik tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Kapal yang membawa total 65 orang — terdiri dari 53 penumpang, 12 kru, dan 22 unit kendaraan — itu dilaporkan mulai kemasukan air sebelum akhirnya terbalik dan hanyut.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @oposan.62, disebutkan bahwa insiden bermula pada pukul 23.20 WIB, ketika kapal mengalami gangguan teknis dan sempat mengirimkan sinyal darurat melalui saluran komunikasi radio.
"Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal mengalami blackout pada pukul 23.35 WIB. Tidak lama berselang, kapal terbalik dan hanyut ke arah selatan, dengan posisi terakhir tercatat pada koordinat -08°09.371', 114°25.1569'," jelas Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin.
BACA JUGA:Kabur ke Jawa Tengah Usai Kecelakaan Maut, Tersangka: Saya Takut dan Bingung
Korban Jiwa Mulai Terdata
Kepolisian Resor Banyuwangi menyatakan bahwa hingga Kamis (3/7/2025) siang, sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan, sementara 4 korban dinyatakan meninggal dunia.
"Total 23 selamat, 4 meninggal," ungkap Kapolres Banyuwangi, AKBP Rama Samtama Putra.
Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan setempat. Belum diketahui nasib dari penumpang lainnya yang masih dalam pencarian.
Netizen Heboh, Desak Evaluasi Total Kapal Penyeberangan
Kejadian ini memicu gelombang simpati sekaligus kemarahan dari warganet. Kolom komentar media sosial dibanjiri doa, kekhawatiran, hingga tuntutan agar pemerintah segera mengevaluasi kelayakan kapal-kapal penyeberangan antarpulau.
“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Semoga para penumpangnya semua selamat.”
“Yaa Allah 😢😢😢”
“Itu kendaraan dan barang-barang penumpang bagaimana? Apakah akan diganti oleh pihak ASDP?”
“Kapal ferry antar pulau harus diremajakan. Jangan cuma mikirin pemasukan, lupa hitung kapasitas dan keamanan!”
Evaluasi Menyeluruh Menanti ASDP
Tragedi ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan transportasi laut di Indonesia. Banyak pihak menuntut agar ASDP segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap armada yang masih beroperasi, demi mencegah jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.
Pihak berwenang juga diminta transparan dalam menyampaikan informasi terbaru terkait jumlah korban, penyebab kecelakaan, serta tanggung jawab terhadap kerugian penumpang.(Wartabanjar.com/oposan.62/berbagai sumber)
editor: nur muhammad