WOW! Inilah Foto Super Tajam Bulan yang Belum Pernah Terungkap, Hasil Jepretan Darya Kawa Mirza
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Astrofotografer otodidak asal Kurdistan, Darya Kawa Mirza, berhasil mengabadikan foto Bulan dengan detail paling tajam dan jernih yang pernah diambil—menampilkan lanskap kawah dan variasi warna permukaan yang mengagumkan.
Teknis Fotografi Luar Biasa
Bertahan selama empat hari penuh melakukan pengamatan dan pengambilan gambar.
Mengambil lebih dari 81.000 foto, yang disusun menjadi satu komposit raksasa berukuran 708 GB dan resolusi 159,7 megapiksel.
Menggunakan teknik cermat “phase fusion”: menggabungkan empat fase Bulan untuk menangkap pergeseran bayangan dan cahaya permukaan.
BACA JUGA:MOMEN SAKRAL 1 Muharram 1447 H: Kiswah Ka’bah Resmi Diganti, Simbol Awal Tahun Baru Islam
Dilengkapi dengan teleskop Skywatcher Flextube 250p Dobsonian modifikasi pada dudukan equatorial NEQ 6pro, serta dua kamera: Canon EOS 1200D (mengidentifikasi mineral) dan ZWO ASI 178mc (untuk detail halus).
Semua ini dilakukan tanpa bantuan AI—murni teknik manual dan komposit foto.
Detail-Lanskap yang Menakjubkan
Hasil akhir menampilkan kawah, pegunungan, dan variasi mineral seperti besi, feldspar, serta titanium, yang terlihat melalui peningkatan saturasi warna—merah untuk besi/feldspar, dan biru untuk kandungan titanium . Seorang pengguna Reddit menjelaskan:
“The reddish areas indicate high iron and feldspar content, while the blue‑tinted zones have higher titanium content.”
Reaksi dan Dampak
Foto ini mendapat banyak perhatian di media dan forum seperti NDTV, LiveMint, Moneycontrol, dan Bliss Republic World . Pengguna media sosial terpukau dengan tingkat ketajaman luar biasa dan kekayaan geologi yang terekam.
Mirza menyampaikan, “This is what the moon looks like if it was a flat disk with mountains on it”, memberi kita perspektif baru tentang rupa Bulan.
Lanjut Jejaknya
Setelah kesuksesan foto Bulan ini, Darya Kawa Mirza berencana memasang target:
“Planets, galaxies, and nebula” sebagai subjek berikutnya.
Dengan teknik komposit dan pengamatan intens, Mirza bukan hanya menangkap gambar, tetapi menciptakan karya seni ilmiah dengan detail permukaan bulan yang selama ini tersembunyi. Karya ini membuka pintu bagi eksplorasi astrofotografi lebih lanjut dan menegaskan bahwa dengan dedikasi serta teknik tepat, langit bukan lagi batas.(Wartabanjar.com/republicworld.com/moneycontrol.com/okes.disway.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad