Muhammad Rahmat Juara 1 Pemuda Pelopor Kalsel 2025, “Gen-Z Movement” Siap Tembus Nasional

Program ini tidak berjalan satu arah. Rahmat dan timnya melibatkan para peserta dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, menjadikannya gerakan yang partisipatif dan adaptif.

“Kami gunakan pendekatan konstruktivisme dan indeks pembangunan pemuda sebagai dasar. Jadi peserta bisa menggali potensinya sendiri, sementara kami bertindak sebagai fasilitator,” jelas Rahmat.

Diakui hingga ke Kementerian

Gerakan ini tak hanya mendapat sambutan hangat dari pemuda, tapi juga dukungan luas dari masyarakat, aparatur desa, hingga tokoh daerah. Bahkan, sejumlah alumni Gen-Z Movement kini telah mengukir prestasi, seperti menjadi Duta Pariwisata, menerima penghargaan dari Kementerian Pertahanan, hingga mendapat apresiasi dari Kemenpora RI.

“Alhamdulillah, dukungan dari Bupati HST, Ketua KNPI, hingga Dispora sangat berarti. Ini bukan prestasi pribadi, tapi kemenangan kolektif pemuda daerah,” katanya.

Melaju ke Tingkat Nasional

Dengan kemenangan di tingkat provinsi, Rahmat kini bersiap mewakili Kalimantan Selatan dalam ajang Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2025 yang digelar Kemenpora RI.

Ia menegaskan bahwa prestasi ini hanyalah awal dari perjuangan panjang membawa Gen-Z Movement menjangkau lebih banyak pemuda, tak hanya di HST, tapi juga seluruh Kalimantan Selatan dan Indonesia.

“Kami sedang menyiapkan perluasan program Bakti Pemuda Murakata ke lebih banyak desa, serta mengurus SK badan hukum untuk memperkuat kelembagaan Gen-Z Movement,” ungkapnya.