NGERI! Jakarta Dikepung Preman! Polda Metro Jaya Ringkus 3.599 Pelaku, 348 Jadi Tersangka
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Aksi premanisme yang meresahkan warga Jakarta akhirnya dibongkar habis oleh Polda Metro Jaya. Lewat Operasi Berantas Jaya yang digelar selama dua pekan, mulai 9 hingga 23 Mei 2025, sebanyak 3.599 pelaku berhasil diringkus.
Dari jumlah tersebut, 348 orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk 56 di antaranya berasal dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) seperti Pemuda Pancasila, GRIB, FBR, Trinusa, BPPKB, GNBI, hingga Gibas.
Sementara itu, 3.251 orang lainnya menjalani pembinaan karena terlibat dalam pelanggaran ringan, seperti menjadi Pak Ogah atau pengatur lalu lintas liar yang kerap meresahkan pengguna jalan.
BACA JUGA:TRAGIS! Anak Yatim Diperkosa Paman dan Dua Sepupu, Polisi Bergerak Usut Tuntas Kasus Keji Ini
“Kami berhasil mengungkap 251 kasus premanisme, termasuk 115 kasus pemerasan, 21 pengeroyokan, 29 penganiayaan, dan 54 pencurian,” ungkap Karoops Polda Metro Jaya Kombes I Ketut Gede Wijatmika, dikutip dari akun Instagram @fakta.jakarta, Sabtu (31/5/2025).
Posko Ormas Dibongkar, Senjata Tajam Disita
Selain menangkap ribuan pelaku, polisi juga membongkar 130 posko ormas ilegal serta menertibkan 1.801 atribut ormas, termasuk spanduk dan bendera yang dipasang sembarangan di ruang publik.
Dalam operasi besar ini, aparat juga mengamankan 372 barang bukti, di antaranya:
93 bilah senjata tajam
89 unit sepeda motor
4 mobil
137 unit ponsel
Uang tunai lebih dari Rp85 juta
Aksi Bersih-bersih Berlanjut: Preman Tak Lagi Diberi Ruang
Polda Metro Jaya menegaskan, penindakan terhadap aksi premanisme tidak akan berhenti di sini. Operasi akan berlanjut lewat Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan masyarakat Ibu Kota.
“Kami ingin pastikan, tidak ada lagi ruang bagi preman untuk bertindak semena-mena,” tegas Kombes Ketut.(Wartabanjar.com/fakta.jakarta/berbagai sumber)
editor: nur muhammad