VIDEO - Vatikan Umumkan Paus Baru, ini Dia Sosok Paus Leo XIV dari Amerika Serikat
Ukuran Huruf:
https://youtube.com/shorts/0jVF1Rc8tuI
WARTABANJAR.COM, VATIKAN- Konklaf atau pemilihan Paus telah berakhir, ditandai dengan terpilihnya Paus baru menggantikan Paus sebelumnya, Paus Fransiskus yang telah wafat pada 21 April 2025 lalu.
Adanya Paus baru ini ditandai dengan keluarnya asap putih dari cerobong, menandakan Paus baru telah resmi dipilih berdasarkan hasil konklaf.
Paus baru tersebut adalah Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat yang kini bergelar Paus Leo XIV.
Melansir Vaticannews, Jumat (9/5/2025), Paus Leo XIV telah dinyatakan dipilih sebagai Paus ke 267 dalam konklaf yang diikuti oleh 133 kardinal dari seluruh dunia pada Kamis (8/5/2025) waktu setempat.
Ia menjadi Paus pertama dari Amerika Serikat.
Paus Leo XIV terpilih setelah pemilihan Paus baru berlangsung tiga putaran sejak Rabu (7/5/2025).
Robert Francis Prevost lahir di Chicago pada 14 September 1955.
Ayahnya adalah keturunan Italia dan Prancis sementara ibunya lahir dari pasangan keturunan Louisiana Creole, Afrika, Prancis dan Spanyol.
Ia merupakan orang Amerika pertama yang terpilih sebagai Paus sekaligus menjadi Paus pertama yang berasal dari negara berbahasa Inggris sejak Paus Adrianus IV.
Selain fasih berbahasa Inggris, Paus baru itu juga menguasai Bahasa Spanyol, Italia, Prancis dan Portugis.
Prevost bergabung dengan Ordo St. Augustine pada 1977 dan ditahbiskan sebagai pendeta pada 1982.
Ia lalu meraih gelar doktor dalam Hukum Kanon di Roma.
Paus Leo XIV juga mempelajari Ilmu Matematika di Universitas Villanova pada 1977.
Ia lalu melanjutkan pendidikannya dan memperoleh gelar Master of Divinity dari Catholic Theological Union di Chicago dan lisensi hukum Canon dan Doktor Hukum Canon dari Pontifical University of Saint Thomas Aquinas di Roma.
Paus Leo menjabat sebagai prefek Dikasteri untuk Uskup dan presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin.
Ia juga memegang posisi dalam jemaat Vatikan dan diangkat sebagai kardinal pada Januari 2023 lalu.
Prevost memilih Leo sebagai nama kepausannya karena melambangkan niatnya untuk menghormati para Paus terdahulu yang telah memimpin Gereja Katolik dengan sangat baik meski penuh tantangan.
Melansir berbagai sumber, pemilihan nama Leo juga mencerminkan komitmennya terhadap kesinambungan dan kekuatan dalam kepemimpinan spiritual.
#paus #pausleoXIV #vatican #wartabanjar